Tags

, , , , , , , , , ,

Spiderman

Sudah setahun berlalu sejak Donald Trump dilantik menjadi presiden Amerika Serikat. Bukannya makin terbiasa, Peter Parker justru semakin muak dengan berbagai kebijakan presidennya. Maka ia memutuskan, 2018 akan menjadi tahun yang sepenuhnya baru.

Berawal dari kegemarannya nonton YouTube, ia menemukan vlog tentang Indonesia. Video bikinan Kementerian Pariwisata yang berjudul Wonderful Indonesia: A Visual Journey ini membuatnya kagum. Tekadnya bulat, ke Indonesia dia akan memulai hidup baru.

Sayangnya, bekal sedikit uang dari penghasilannya sebagai pengantar pizza di New York hanya cukup untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta dan sewa kos dua bulan. Untuk makan, dia harus bekerja. Tapi jadi apa?

Restoran pizza dan ayam di Jakarta menolaknya karena ia bule. Sudah honornya mahal, tidak lancar berbahasa Indonesia. Mungkin begitu pikir si manajer SDM. Puluhan lowongan guru les bahasa Inggris dan pegawai administrasi sudah dilamar, tapi panggilan tak jua datang.

Di pelataran Kota Tua dia merenung. Ternyata tak mudah bertahan hidup di Indonesia. Daerah kumuh masih banyak, tak seperti di video. Lalu mengapa orang-orang ini tampak selalu gembira? Kayakah mereka semua?

Dalam kegetiran itu, sesosok bidadari bersayap yang lebih mirip kuntilanak, menghampirinya. Siapa sangka, dia menawarkan pekerjaan sebagai pengamen. Peter terkesiap. Dia segera berubah menjadi Spiderman, memanjat, mengulur jaring ke sana kemari. Orang berkerumun. Uang dua ribuan mengalir cepat ke kotak di hadapannya. Dalam sekejap, dia meraih 400 ribu, cukup untuk makan beberapa hari.

Peter hendak berterima kasih, tapi bidadari aneh itu sudah menghilang entah ke mana. Saat itulah ia sadar, kekuatan super saja tidak cukup untuk bertahan hidup di sini. Dia harus selalu ikhlas dan pandai bersyukur. Peter tersenyum. Ia merasa sudah menjadi Indonesia.

Advertisements