Tags

, , , , , , , , , , , , , , , ,

rujak

Seorang teman merasa dongkol dengan para selebriti yang sering mengucapkan frasa ‘dunia entertain’. Sudah keminggris (istilah Jawa untuk sok Inggris), salah pula. Entertain berarti menghibur, sedangkan yang dimaksud selebriti tadi adalah entertainment yang berarti hiburan. Kalau memang bingung, kenapa tidak memakai kata hiburan saja?

Indonesia cukup beruntung, punya satu bahasa nasional yang berlaku di semua provinsi. Tak perlu takut tersesat di Ternate atau mencari alamat diSorong. Semua bisa bahasa Indonesia. Bandingkan dengan bahasa di India yang terbagi dua, Urdu di utara dan Hindi di selatan, masing-masing menyimpan potensi konflik. Afrika tak jauh berbeda. Kebinekaan menjadi sumber masalah. Sehingga sebagai pemersatu, bahasa Inggrislah yang digunakan.

Menengok negara tetangga, bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa pengantar pendidikan di Malaysia dan Singapura. Ia juga menjadi elemen penentu status sosial seseorang. Akibatnya, muncullah bahasa Rujak, yaitu bahasa Melayu yang dicampur dengan bahasa Inggris. Ada Malaysian English (Manglish) dan Singaporean English (Singlish). Sekilas memang terdengar fasih, tapi seperti rasa rujak yang sulit didefinisikan, kadang asam, manis, lalu pedas, bahasa ini justru sulit dimengerti. Bahkan sampai terjadi unjuk rasa 5.000 warga Malaysia yang menuntut agar penggunaan bahasa Inggris lebih dibatasi.

Sebenarnya, Indonesia juga menghadapi keragaman bahasa yang pelik, sekitar 700 bahasa di ribuan pulau yang terpisah-pisah. Tapi istimewanya, Indonesia mulus menetapkan bahasa nasional pada 1928. Orang sekarang tinggal melestarikannya, meski tidak mudah.

Orang Indonesia terkenal sebagai bangsa trilingual, menguasai 3 bahasa sekaligus, bahasa daerah, Indonesia, dan Inggris. Semoga ketiganya dituturkan dengan tepat tanpa tercampur menjadi rujak. Supaya semakin banyak selebriti yang berkarya di ‘dunia hiburan’, bukan ‘dunia entertain’ dan makin banyak rumah yang ‘dikontrakkan’, bukan ‘di kontrakan’. Selamat Hari Sumpah Pemuda.

Advertisements