Tags

, , , ,

K44-509-M20. Bukan, itu bukan nama boyband atau girlband. Itu adalah trayek angkutan umum dari Bekasi menuju Ciganjur, dari rumah kakak di Jatiasih sampai kantor di Ciganjur. Naik angkot K44, oper Kopaja 509, terus angkot M20. Waktu itu Mei 2009. Aku hijrah pertama kali ke Jakarta, naik kereta api pertama kali, interview pertama kali, kerja pertama kali, belajar ngedit pertama kali. Akhirnya, berhubung jarak Bekasi-Ciganjur cukup menguras waktu, darah, dan rupiah, akhirnya aku ngekos. Ngekos pertama kali, kemalingan pertama kali, dan seterusnya.

Kantorku di Ciganjur ternyata mirip rumah-rumah di sinetron Indosiar. Nyaman, elegan, dan agak mistis. Fasilitasnya lengkap. Ada kamar mandi dalam, AC, sasana budaya, Sarmi’s Cafe, studio, dan wahana pingpong. Penghuninya juga unik-unik, dari yang tidak waras sampai sakit mental ada di sini. Lalu tugas-tugasnya, menantang tapi mengasyikkan. Tadinya kukira ngedit itu mengoreksi kata, tapi ternyata bukan. Ngedit itu adalah cari penulis, bikin outline, baca buku referensi, ngajarin penulis, ngubah sistematika, ngubah konsep, betulin EYD, nge-layout, mengoordinir outsource, nulis ulang, nulis buku, analisis data penjualan, ngurus separasi, promosi, cek display toko, talkshow, nge-MC, betulin genteng, mandiin jenazah, hingga sedot WC. Umm… yang 3 terakhir itu emang lebay.

Intinya, I’m so grateful being here. Di sini juga aku sadar, bahwa mimpi bisa jadi kenyataan. Waktu itu aku baru kelas 3 SD dan bercita-cita suatu saat akan bekerja di tengah buku-buku yang melimpah di rak-rak besar. Sama persis ketika pertama kali masuk kantor, banyak rak-rak buku besar di sekeliling ruangan. Mimpi yang itu sudah terwujud, saatnya melangkah ke mimpi-mimpi baru, mimpi yang jauh lebih indah dan jauh lebih mustahil.

Terima kasih buat keluarga dan teman-teman yang sudah menemani perjalananku, baik yang kelihatan maupun tak kelihatan. Buat mereka yang mengajariku bekerja, berduka, tertawa, mencinta, dan berkarya. Sekarang tiba saatku melanjutkan langkah, mengalami pertama kali-pertama kali yang lain. Sampai jumpa, sahabat. Teruslah berkarya dan ciptakan pertama kali-pertama kali kalian!

“Berubah itu berisiko, namun lebih berisiko jika tidak berubah.” (Bong Chandra)
fussstapfen

[Ditulis sebagai salam perpisahan saat resign dari tempat kerja pertama_5-03-12]

Advertisements