Tags

,

Ketika orang-orang meneriakkan, “Turunkan BBM!”
Aku berbisik, “Dom sepedaku, ayo kita muter-muter sampai ke Blok M”
Saat mereka terdiam karena bangkrut,
Aku makin liar berburu berlian setelah hartaku direbut

Waktu banyak yang cemas bom di mana-mana,
Aku was-was pepohonan terus diinjak mall-mall raksasa
Tatkala mereka ngeri kiamat datang lebih cepat,
Aku takut kiamat datang terlambat padahal manusia makin bejat

Lalu, bilamana orang bilang aku gila,
Aku tahu bahwa aku hanya berbeda

Sebab semua ini cuma tawaran
Cara pandang yang lebih menenangkan
Pemikiran yang rumit tapi tetap naif
Sebuah jalan yang kusebut…. alternatif

Image

18-03-11
[Akan dimuat di Buku Antologi Puisi Dua Kota Jogja-jember]

Advertisements